Puluhan Bekas Kepala Sekolah Mengadu ke Komisi Yudisial

TEMPO Interaktif, Jakarta:Sebanyak 63 mantan kepala sekolah dasar dari Kabupatan Serang, Jawa Barat, mengadu ke Komisi Yudisial karena merasa mendapatkan putusan hakim yang tidak adil.

Putusan hakim yang mereka maksud adalah, di mana Pengadilan Tata Usaha Negara Bandung memenangkan Bupati Serang yang melengserkan para kepala sekolah. Saat itu hakimnya adalah Mustamar, Tedi Romyadi, dan Khairuddin Nasution.

Menurut penasehat hukum Andi Muhammad Asrun, ketiga hakim tersebut harus diperiksa Komisi Yudisial karena memutuskan yang melanggar hak-hak para mantan kepala sekolah.

Anggota Komisi Yudidisial Soekotjo Soeparto menyatakan, akan mempelajari laporan para mantan kepala sekolah tersebut. “Kami akan memanggil ketiga hakim ini untuk diperiksa,” kata Soekotjo.

Kasus ini berawal dari Surat Keputusan Bupati Serang Nomor 828/KEP.378a-BKD tentang Pemberhentian Kepala Sekolah pada 28 Juli 2006. Dalam surat keputusan sedebutkan, Bupati Serang Taufik Nur Iman memberhentikan 216 kepala sekolah dasar dan langsung mengangkat penggantinya.

Padahal, kata Asrun, para mantan kepala sekolah belum menerima surat keputusan pemberhentian. “Mereka baru terima surat pada Oktober 2006,” kata Asrun. Sosialisasi pencopotan belum pernah dilakukan.

Muhammad Nur Rochmi/Rabu, 23 Mei 2007 | 18:07 WIB

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: