‘Usut Dugaan Korupsi di SDN Sukasari 5’

TANGERANG — Sebanyak 16 orang tua murid Sekolah Dasar Negeri (SDN) Sukasari 5 mendesak Kejaksaan Negeri (Kejari) Tangerang mengusut dugaan korupsi di sekolah tersebut. Mereka juga mempertanyakan kelanjutan proses hukum kasus dugaan korupsi yang melibatkan oknum kepala sekolah dasar unggulan di Tangerang itu.

Menurut para orang tua wali murid, mereka telah melaporkan kasus tersebut ke kejaksaan pada 24 Februari lalu. Namun, menurut juru bicara wali murid, Syamsurizal, hingga kini belum ada tanggapannya. Kini mereka tengah menyiapkan aksi tuntutan berikutnya ke kantor Kejaksaan tersebut.” Rabu (29/5), kami akan mendatangi kantor Kejari,” kata Symsurizal, Senin (28/5).

Para orang tua murid itu merupakan mantan pengurus dan anggota Komite SDN Sukasari 5 yang berlokasi di Jalan Perintis Kemerdekaan II, Cikokol, Tangerang. Namun, sikap kritisnya itu, mereka dikeluarkan dari kepengurusan. “Tanpa sebab yang jelas kami dibubarkan begitu saja,” kata Handayani, wali murid lainnya.

Para orang tua mengungkapkan dana-dana yang disimpangkan meliputi penggelembungan dana BOS sebesar Rp 1.057.500, potongan dana BOS Rp 5.508.000, iuran komite sekolah Rp 55.759.000, iuran kursus bahasa Inggris Rp 12.594.000, dan laporan fiktif yang terdiri dari uang pindahan siswa baru Rp 2.221.000, pemindahan bukuan kas bahasa Inggris Rp 1.290.000, pemindahan kas kursus komputer Rp 1.723.000. Sehingga total dana yang disimpangkan Rp 80.152.500.

Wali murid lainnya, Endah Budi menyebut, pihak sekolahjuga melakukan pungutan mengatasnamakan sumbangan wajib sekolah. “Pungutannya antara Rp 1,5 juta hingga Rp 3 juta,” kata dia. Menurut Endah, agar tidak diketahui publik pungutan dilakukan setelah siswa masuk sekolah dan belajar tiga bulan di SDN Sukasari 5.

Mantan kepala SDN Sukasari 5, DW, menolak berkomentar mengenai korupsi yang diduga dilakukannya. Kepala sekolah yang telah dimutasikan ke SD Negeri Cikokol 2 itu hanya berlalu tanpa memberikan pernyataan apapun. Sikap serupa juga dilakukan Kepala SDN Sukasari 5, Yadi Cahyadi. “Saya tidak tahu-menahu soal dugaan itu,” elaknya.

Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Tangerang, Anwarudin Sulistiono, mengatakan akan mengusut kasus dugaan korupsi dan penyimpangan dana sekolah tersebut. “Kami akan mengusutnya hingga tuntas” ujar Anwarudin.

Sumber: Republika Online/29 Mei 2007

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: