Bangun Sekolah Baru, Pemerintah Kucurkan Rp 600 Miliar

Jakarta-RoL–Pemerintah mengucurkan anggaran mencapai Rp 600 miliar guna membangun unit sekolah baru (USB) tingkat SD dan SMP pada tahun ini. Menteri Pendidikan Nasional, Bambang Sudibyo, mengatakan, penambahan USB tersebut diharapkan meningkatkan daya tampung 1,5 juta anak usia 13-15 tahun untuk jenjang SMP.

Pada acara Peluncuran Program //Block Grant// USB SMP dan SD-SMP Satu Atap 2007, Mendiknas mengakui, meski angka partisipasi kasar (APK) SMP/MTs dan setara sudah mencapai 88,68 persen, namun masih banyak daerah yang APK-nya rendah.

“Target APK SMP adalah 95 persen pada tahun 2008/2009. Ini berarti masih ada sisa 6,32 persen yang harus segera diselesaikan,” ujar Bambang di Jakarta, Jum’at.

Dengan dibangunnya USB, lanjut Mendiknas, masyarakat diharapkan mampu termotivasi untuk melanjutkan sekolah bagi anak-anak mereka. “Tidak boleh lagi ada alasan anak sulit sekolah karena tidak ada sekolah atau sekolahnya jauh,” katanya.

Direktur Pembinaan SMP Depdiknas, Hamid Muhammad, menambahkan, pembangunan USB diutamakan di daerah yang APK-nya di bawah rata-rata nasional. Sejak tahun 2004 sampai 2006, lanjutnya, Depdiknas telah membangun sebanyak 1.001 USB SMP.

“Tahun ini kita bangun lagi 611 unit dari rencana semula yang hanya 590 unit,” ungkap Hamid.

Dari 611 USB tersebut, 311 dibangun dengan dana pemerintah, sedangkan 300 unit lainnya dibangun melalui dana program Australia Indonesia Basic Education Program (AIBEP) dan Australia Indonesia Partnership for Reconstruction and Development (AIPRD).

“USB yang dibangun dengan dana pemerintah untuk kawasan Indonesia barat, sedangkan 300 USB yang dibantu program AIBEP/AIPRD untuk kawasan Indonesia timur,” papar Hamid.

Kendati demikian, Hamid mengungkapkan, masih terdapat sekitar 30 lokasi siap bangun yang harus menunggu sampai tahun 2008.

Sementara untuk pembangunan SD-SMP Satu Atap, tahun ini Depdiknas akan membangun 1.221 unit melengkapi 1.185 unit SD-SMP Satu Atap yang sudah dibangun sejak 2005.

“Dari 1.221 unit SD-SMP Satu Atap yang akan kita bangun tahun ini, 270 unit dari program AIBEP/AIPRD.”

Adapun untuk pembangunan ruang kelas baru (RKB) guna meningkatkan daya tampung sekolah yang potensial menambah jumlah siswa, tahun ini pemerintah sedang melangsungkan pembangunan 10 ribu RKB SMP.

Dengan ketiga program perluasan akses tersebut, lanjut Hamid, setiap tahunnya terdapat tambahan 500 ribu daya tampung bagi tamatan SD/MI yang akan melanjutkan ke SMP.

“Program peningkatan akses ini ditargetkan meningkatkan APK SMP/MTs atrau setara dari 88,68 persen pada tahun 2006 menjadi 95 persen pada tahun 2008,” tandas Hamid.

Sumber: Republika Online/08 Juni 2007

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: